Suara Genz - Seorang perempuan bernama Yanti (44), menjadi korban pembunuhan dan dimutilasi oleh suaminya sendiri yang berinisial TBD (50), di wilayah Rancah, Ciamis, Jawa Barat.Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Jules Abraham Abast
Suara Genz – Dalam upaya nyata menghadapi tantangan inflasi pangan, Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Nekat Maju berkolaborasi dengan PT Topindo Niaga Nusantara yang merupakan anak perusahaan PT Topindo Solusi Komunika Tbk
Suara Genz - Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi mengungkapkan kronologi pembunuhan mayat dalam koper, di mana pelaku berinisial AARN (28) membunuh RM (49) di sebuah hotel di Bandung,
Suara Genz - Dengan bertambah pesatnya globalisasi, industri otomobil di China menemukan peluang baru untuk mengembangkan bisnis internasional. Sebagai pemimpin industri otomobil domestik, Dongfeng Motor Group Co., Ltd telah selalu berada
Suara Genz - 27 April 2024 – KAFEGAMA-MM (Keluarga Alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gajah Mada Program Studi Magister Manajemen) kembali menggelar Musyawarah Nasional (Munas) pada hari Sabtu tanggal tanggal
Suara Genz - 23 April 2024 - Evermos, sebuah platform connected commerce yang menyediakan jaringandistribusi serta layanan commerce terintegrasi, mengumumkan kerjasama dengan Finclusion, sebuah program antara United States Agency for International
Suara Genz - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop dan UKM) membantah kabar terkait melarang warung Madura buka 24 jam. Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Arif Rahman Hakim, menegaskan pihaknya tidak pernah membatasi operasional warung
Suara Genz - Member Secret Number, Dita Karang tertahan di Bali. Tak sendiri, ia bersama Hyoyeon SNSD, Bomi Yoon Apink, dan mantan member I.O.I.Selain mereka, Lim Na young, penyiar Choi Hee,
Suara Genz - Apakah anda merasa bahwa perjalanan hari melambat, siang hari terasa lebih panjang dibanding biasanya? Sebuah data terbaru dari jam atom menunjukkan bahwa kecepatan rotasi Bumi kemungkinan melambat, sehingga
Suara Genz - Program penertiban Nomor Induk Kependudukan (NIK) warga yang "numpang" KTP DKI Jakarta rupanya banyak menuai protes.Protes datang dari warga yang terdampak program itu. Mereka bersikeras meminta agar NIK-nya
