Batu Ginjal Bisa Muncul Tanpa Gejala, Pencegahan DiniDinilai Lebih Efektif


JAKARTA – Batu ginjal masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang kerap
terlambat disadari. Pasalnya, kondisi ini sering berkembang tanpa gejala yang jelas dan baru terdeteksi ketika sudah menimbulkan nyeri hebat atau gangguan serius pada saluran kemih.

Secara medis, batu ginjal dapat terbentuk secara perlahan akibat penumpukan mineral dalam ginjal. Kurangnya asupan cairan, pola makan tinggi garam, serta kebiasaan menahan buang air kecil menjadi faktor risiko utama. Pada banyak kasus, penderita baru menyadari keberadaan batu ginjal setelah muncul keluhan anyang-anyangan berkepanjangan atau infeksi saluran kemih berulang.

Batu Ginjal Disebut Sebagai Kondisi “Silent” Pengamat kesehatan menyebut batu ginjal sebagai silent condition karena kerap tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Ketika batu sudah membesar, pasien bisa mengalami nyeri hebat di pinggang, gangguan buang air kecil, hingga komplikasi yang membutuhkan
tindakan medis seperti pemecahan batu atau operasi.

Kondisi tersebut membuat upaya pencegahan dinilai jauh lebih penting dibandingkan penanganan saat sudah terjadi komplikasi. Menjaga kesehatan ginjal sejak dini menjadi langkah utama untuk menekan risiko batu ginjal.

Pendekatan Preventif Mulai Banyak Dipilih
Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan ginjal, pendekatan preventif mulai menjadi perhatian. Selain menjaga pola hidup sehat dan mencukupi kebutuhan cairan,
penggunaan obat ginjal berbahan herbal juga mulai dipertimbangkan sebagai pendukung kesehatan ginjal.

Salah satu produk herbal yang banyak digunakan adalah Renapro. Produk ini diformulasikan dari bahan alami dan dikenal membantu mendukung fungsi ginjal serta saluran kemih. Dalam
praktiknya, Renapro juga digunakan untuk membantu meredakan keluhan anyang-anyangan dan menurunkan risiko infeksi saluran kemih berulang.

Herbal Dinilai Lebih Aman untuk Jangka Panjang Berbeda dengan obat kimia yang umumnya digunakan untuk penanganan gejala akut, terapi herbal dinilai lebih aman untuk penggunaan jangka panjang karena bekerja mendukung fungsi alami tubuh.

 Beberapa tenaga medis pun mulai merekomendasikan herbal sebagai terapi
pendamping, terutama untuk pencegahan batu ginjal.

Renapro disebut-sebut sebagai salah satu herbal yang direkomendasikan dokter dalam mendukung upaya pencegahan batu ginjal tanpa tindakan invasif, khususnya bagi individu dengan risiko gangguan ginjal.

Waspada Gejala Awal Gangguan Ginjal
Masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan keluhan ringan seperti anyang-anyangan yang terjadi berulang.

Gejala tersebut bisa menjadi tanda awal adanya gangguan pada saluran kemih
atau ginjal.

Deteksi dan pencegahan sejak dini dinilai menjadi kunci untuk menghindari komplikasi yang lebih serius. Dengan pendekatan preventif yang tepat, risiko batu ginjal dan gangguan ginjal lainnya dapat ditekan sebelum memerlukan tindakan medis yang lebih kompleks.


Artikel ini telah tayang di 
Suara Genz


Previous Post Next Post